Sina Entertainment
Pada tanggal 30 Desember sore leader Super Junior M Hankyung mengajukan gugatan pemutusan kontrak terhadap SM dan sempat terjadi kehebohan ketika media mengeluarkan laporan ini. Sina Entertainment yang menghubungi perwakilan pengacara dari Hangeng membicarakan secara eksklusif, Jaksa Lee menyatakan Hankyung telah mengajukan permohonan untuk “Efective Suspension of Contract Agreement” dan “Contract Invalid Litigation” ke pengadilan. Sidang pertama akan diadakan pada tanggal 8 Januari di Korea Selatan. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, SM menggunakan taktik penundaan kasus, karena itulah Hankyung mengajukan tuntutan permohonan “Efective Suspension of Contract Agreement”. Jika permohonan tersebut disetujui paling tidak di bulan Maret Hankyung akan mendapatkan kebebasannya.
Sidang permohonan yang diajukan oleh Hankyung dimulai pada tanggal 8 Januari. Akhir-akhir ini ada dugaan mengenai gugatan Hankyung terhadap SM, perwakilan Hankyung dari China Jaksa Lee menerima sebuah dialog eksklusif dengan Sina Entertainment dan memberikan pernyataan resmi mengenai kasus ini untuk pertama kalinya. Jaksa Lee mengungkapkan bahwa Hankyung baru-baru ini mengajukan dua aplikasi ke Pengadilan Tinggi Pusat, termasuk tuntutan untuk “Efective Suspension of Contract Agreement” dan “Contract Invalid Litigation”. Kedua pengacara, dari China dan Korea mulai mengumpulkan bukti-bukti untuk setiap aplikasi dan menggabungkannya untuk penghentian kasus dengan SM untuk persiapan pertahanan. Sidang secara resmi akan dimulai pada tanggal 8 Januari di Pengadilan Tinggi Pusat. Hankyung sendiri tidak akan hadir di persidangan ini dan kelompok pengacaranya-lah yang akan mewakili dirinya di pengadilan.Jaksa Lee menyatakan bahwa kasus ini lebih kompleks dengan sendirinya, oleh karena itu tidak mungkin untuk memprediksi peluang menang sekarang.
Memperoleh kembali kebebasan pada awal Maret
Menurut pengacara dari Korea, ketika penggugat membuat kontrak tidak sah tentang litigasi (jalannya perkara), biasanya harus melewati tiga langkah proses persidangan, sidang pertama, kedua dan ketiga . Pertama dan kedua percobaan pengadilan masing-masing memerlukan waktu 4-8 bulan, sementara sidang ketiga tidak memiliki periode eksplisit, mungkin bahkan membutuhkan waktu lebih dari 8 bulan. Dalam rangka untuk mencegah SM menggunakan taktik penundaan maka pada saat yang bersamaan Hankyung mengajukan tuntutan untuk “Efective Suspension of Contract Agreement” ke Pengadilan Tinggi Pusat Seoul, permohonan untuk yang berkuasa untuk awal Maret atau April 2010. Ini juga berarti bahwa jika proses banding berhasil Hankyung akam memperoleh kembali kebebasannya langsung pada bulan Maret 2010.
Sementara menolak untuk berkomunikasi/ melakukan kontak dengan perusahaan sambil beristirahat
Media telah melaporkan berbagai klausul (ketentuan) yang tidak adil di dalam kontrak Hankyung dengan SM sebelumnya, Jaksa Lee menyatakan kesepakatan bahwa media menduga telah terjadi ” a certain degree of basis”. Dia mengungkapkan bahwa saat ini Hankyung sedang istirahat, dia tidak akan menghadiri semua perform untuk semua kegiatan apapun untuk saat ini. Di satu sisi Hankyung sendiri telah merasa bahwa tubuhnya tidak baik dan perlu beberapa waktu untuk pemulihan kesehatannya. Dia menolak untuk berkomunikasi/ melakukan kontak dengan perusahaan tersebut karena timbul keragu-raguan tentang sengketa yang tidak diinginkan, di sisi lain ketika ia sudah menyerahkan gugatan untuk pengadilan, hubungan dengan perusahaan menjadi agak janggal, jika Hankyung menghasiri kegiatan yang diatur oleh SM, hal ini dapat menimbulkan dugaan tidak-tidak. Oleh karena itu grup pengacaranya terlah menasehati dia untuk tidak menghadiri kegiatan apapun yang diselenggarakan oleh SM untuk sementara. Seperti untuk iklan, Jaksa Lee menyatakan bahwa jika tidak bersama-sama dengan SJ ia akan mempertimbangkan untuk menerimanya jika syutingnya hanya dirinya sendiri.

